SUARAUTARA, Buol – Rapat paripurna DPRD Buol tentang laporan hasil Reses Masa Sidang I komisi Tahun 2022 dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama), Senin, (31/10/2022) berjalan sukses dan dihadiri mayoritas pimpinan dan anggota.
Paripurna itu di pimpin langsung wakil ketua Ahmad Takuloe, SH didampingi ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, S.Sos,M.AP dan turut dihadiri Sekda Buol Drs. Suprizal Jusuf, MM, Asisten II Drs. Arianto Rioeh, M.Si, Sekwan Munawir A. Nouk,S.STP dan pimpinan OPD.
Komisi I mendapat kesempatan untuk menyampaikan dan membacakan hasil reses oleh juru bicaranya Irwan Saleh, S,Pd dan ditanda tangani oleh ketua Karmin Oye Kaimos Age, wakil ketua Kusumaini Arsyad S,Sos, sekretaris, Abdi Wijaya Koni, S,IP anggota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui juru bicara Komisi I Irwan Saleh S,Pd politisi PPP atas nama komisi mengucapkan terima kasih yang telah memberi kesempatan untuk menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Reses masa persidangan ke-1, ucapkan terima kasih juga kepada sekretaris DPD Buol Munawir A. Nouk, S,STP yang telah memfasilitasi dan mendampingi pelaksanaan reses di wilayah daerah pemilihan masing-masing.
Pelaksanaan reses anggota DPRD merupakan corong anggota dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, sehingga forum ini sangat penting dalam menjaring aspirasi masyarakat masa persidangan ke-1 Tahun 2022 2023 yang dilaksanakan di dapil masing-masing selama 4 hari.
Irwan dalam laporannya mengatakan kegiatan reses ini melihat langsung lokasi yang menjadi aspirasi atau usulan masyarakat yang didampingi aparat pemerintah setempat.
“ kami dari berbagai Fraksi Partai di Dapil 1, 2 dan 3, Kami jabarkan ke dalam pengelompokan pertama, pembangunan jalan usaha tani (JUT), pembuatan Drainase, perbaikan saluran Irigasi, pembebasan lahan pertanian, perbaikan Putu Desa, pelayanan kesehatan bagi warga jauh dari ibu kota kabupaten yang perlu ditingkatan baik bidang kesehatan pelayanan dan ketersediaan fasilitas layak sebagaimana kesehatan di ibu kota kabupaten.
Selain itu di bidang ekonomi meliputi pengadaan bantuan Alat tangkap ikan, pengadaan bibit benih unggul, bibit jagung, bibit ternak, pemberian bantuan pembekalan dan pelatihan pengembangan ekonomi kelompok dan bantuan modal usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Ketiga, bidang sosial budaya dan kesehatan meliputi pembangunan dan Rehab ruang belajar sekolah SMP SMA dan penunjang sarana sekolah TK, Paud, perbaikan Pustu serta minimnya fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di desa-desa yang memerlukan penambahan fasilitas di desa dan penataan tempat wisata.
Semuanya itu diserap dari aspirasi masyarakat pada kegiatan reses 1 di dapil masing-masing dan semoga masyarakat mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dalam penyusunan anggaran dalam realisasinya.
Pewarta : Zulfikar Ndala/ Wawan

























