BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Kajian Mudzakara Masail Muslimah Umma Rara menjadi satu-satunya wadah kajian khusus muslimah di Kabupaten Banggai yang telah berjalan selama satu tahun. Kajian ini dipimpin oleh Ummu Nurlaela Pandrelly sebagai ketua, didampingi Mina sebagai sekretaris, dan Putri Tumbingo sebagai bendahara.
Setiap bulan, kajian ini rutin diikuti oleh 200 hingga 300 jamaah yang terdiri dari ibu-ibu muslimah. Kegiatan ini dinilai penting sebagai upaya meningkatkan pemahaman agama di tengah perkembangan era digital.

Sejak berdiri, kajian ini belum memiliki lokasi tetap dan kerap berpindah demi kenyamanan jamaah. Saat ini, pihak pengurus memilih hotel sebagai lokasi utama karena lebih luas dan nyaman. Biaya sewa hotel diperoleh dari sumbangan sukarela anggota kajian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Kajian, Nurlaela Pandrelly, berharap Pemerintah Kabupaten Banggai, khususnya Bupati Ir. H. Amirudin, M.M., AIFO, dan Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, dapat membantu menyediakan fasilitas tempat agar kegiatan bisa berjalan lebih terstruktur.

Kajian terakhir sebelum Ramadhan dilaksanakan pada 23 Februari 2025, menghadirkan Umma Rara, pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Fatah Salakan cabang Temboro. Selama bulan suci Ramadhan, kegiatan ini akan diliburkan agar jamaah dapat lebih fokus beribadah dan akan kembali aktif setelah Idul Fitri.
( Kajian Muslimah/ Dewi Qoamriah )






















