SUARAUTARA.COM, PALU – Bupati Tojo Una-Una (Touna) menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Program Bedah Rumah Merah Putih sebagai bagian dari percepatan Asta Cita Presiden melalui Program Tiga Juta Rumah di Sulawesi Tengah.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Touna dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Asta Cita Presiden Program Tiga Juta Rumah di Sulawesi Tengah, yang berlangsung di rujab gubernur sulteng Palu, Senin (29/9/2026).
Menurut Bupati, Program Bedah Rumah Merah Putih yang kini diatur dalam nomenklatur baru Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Permen PKP Nomor 6 Tahun 2026 merupakan bantuan stimulan pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Program ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin bagi masyarakat yang belum memiliki rumah layak. Jangan sampai salah sasaran,” tegasnya.
Ia juga meminta pemerintah desa bersama para pendamping di lapangan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan.
“Saya minta kepala desa dan pendamping kawal bersama. Pastikan rumah yang dibangun benar-benar layak dan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), asosiasi pengembang, serta perbankan.
Melalui rakor tersebut, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota membahas serta menyepakati langkah percepatan sinkronisasi data, penyediaan lahan yang clear and clean, dan percepatan proses perizinan.
Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah secara nasional, termasuk pemenuhan kebutuhan rumah layak bagi masyarakat di Sulawesi Tengah.***
Pewarta: Agung

















