Anggota Patroli Samapta Polres Banggai Jadi Wadah Aspirasi Warga Soal Minimnya Lampu Jalan

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa humas polres banggai dan jalan yang gelap

foto istimewa humas polres banggai dan jalan yang gelap

Suarautara.com, Banggai – Patroli rutin yang dilaksanakan Satuan Samapta Polres Banggai tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sehingga anggota patroli juga menjadi sarana penyerapan aspirasi/keluhan warga, terkait masih minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah.

Patroli tersebut digelar sejak pagi hingga malam hari pada Selasa (20/01/2026) di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Luwuk, Luwuk Selatan, dan Luwuk Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, anggota Samapta menerima berbagai keluhan dari warga yang ditemui di lapangan.

Salah satu keluhan utama adalah masih banyaknya lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi atau mati, sehingga kondisi jalan menjadi gelap saat malam hari.

Masih banyak lampu jalan yang mati dan tidak menyala. Kami sudah menyampaikan ke instansi terkait, namun sampai sekarang belum ada tindakan,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga tersebut juga menyinggung komitmen pemerintah daerah terkait program Banggai Terang.

Menurutnya, kondisi minimnya penerangan jalan berdampak langsung pada meningkatnya potensi gangguan Kamtibmas.

Bupati menginginkan Banggai terang, tapi faktanya masih banyak lampu jalan mati, ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya besar terhadap keamanan,” jelasnya.

Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., sangat merespons melalui Kasat Samapta AKP Jimyarto Anasim, menanggapi hal itu, pada awak media,dirinya menegaskan bahwa patroli ini rutin serta memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Namun, ia mengakui minimnya penerangan jalan berpotensi menimbulkan kerawanan.

Memang benar masih banyak wilayah yang gelap. Kondisi ini sangat berpotensi mengundang terjadinya tindak kriminal.

Kami sudah beberapa kali menyampaikan dan berkoordinasi dengan dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada respons nyata,” tegas AKP Jimyarto.

Ia menyebutkan beberapa titik yang masih minim penerangan, seperti sepanjang jalur dua, arah Kilongan, serta sejumlah lokasi di wilayah Luwuk Selatan yang membutuhkan perhatian serius, khususnya dari Dinas Perhubungan.

AKP Jimyarto menambahkan, Polres Banggai tidak memiliki kewenangan dalam pemasangan lampu penerangan jalan, namun pihaknya terus menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat kepada pemerintah daerah dalam berbagai forum dan pertemuan.

Tugas kami menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Soal pemasangan lampu penerangan jalan merupakan kewenangan pemerintah daerah.

Kami berharap ada koordinasi yang lebih baik agar tidak menunggu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan baru dilakukan tindakan,” pungkasnya.

Selain patroli, anggota Samapta juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan terkendali di Kabupaten Banggai.
( AM’oks69)

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Kamis, 10 September 2026 - 12:34 WITA

Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Kamis, 10 September 2026 - 05:40 WITA

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Berita Terbaru