SUARAUTARA.COM, (BeritaDesa) Buol – Pemerintah desa (Pemdes) Lintidu kecamatan Paleleh Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan perhatian khusus terkait pembinaan kepemudaan, olah raga dan kemasyarakatan pada anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) tahun 2022.
Pembinaan kepemudaan dan pengembangan sarana dan prasaran oleh raga desa serta pembinaan masyarakat menjadi poin penting dalam proses pembangunan desa, karena selain berdampak dalam proses pembangunan desa, khusus bidang ini merupakan hal yang selalu diprioritaskan oleh program kementerian desa selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Kepala desa Lintidu, Agus Bajulu,S.Sos., saat bersua dengan suarautara.com, diruang kerjanya, Sabtu, (26/2/2022) beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ Untuk tahun ini, bidang pembinaan masyarakat yang berasal dari dana desa (DD) telah kita sepakati pada perencanaan RKPDes dan Musdes, kita alokasikan anggaran sebesar Rp.227.094.880.00.,dan jumlah anggaran ini sudah termasuk 2 sub bidang yakni sub bidang kepemudaan dan olahraga serta sub bidang kelembagaan masyarakat,” jelas Kades Agus Abjulu.
Lebih lanjut Ia menambahkan, untuk sub bidang kepemudaan ini kita focus pada kegiatan pembangunan, rehabilitas dan peningkatan sarana dan prasaran kepemudaan milik desa dengan alokasi anggaran sebesar Rp.146.459.315.00., kemudian untuk kegiatan Sub Bidang kelembagaan masyarakat mengalokasikan anggaran sebesar Rp.65.000.000., dengan kegiatan pembinaan kelembagaan desa terbagi pada kegiatan LPM dan PKK desa.
“ Insya Allah dengan alokasi itu, kita bisa meningkatkan pembinaan kepada masyarakat untuk tahun ini. Memang jika dilihat alokasi anggarannya, sangat minim. Akan tetapi, sebagai bentuk kepedulian Pemdes Lintidu untuk bidang olahraga dan kemasyarakatn ini, sehingga kita akan mencoba memberikan spirit dan semangat bagi masyarakat melalui kegiatan ini mengingat alokasi anggaran pada APBDes masih lebih besar diperuntukan dalam kegiatan dan program pemerintah lainnya saat pendemi covid-19 ini”. Pungkas Agus Abjulu. (Adve)















