SuaraUtara.com, Buol – Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., secara resmi menutup kegiatan Kemah Bakti Gembira (KEMBARA) IV Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buol Tahun 2026.
Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pembinaan generasi muda yang berfokus pada penguatan karakter, kepedulian sosial, kedisiplinan, kemandirian, serta penanaman nilai-nilai kemanusiaan di kalangan anggota PMR.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Buol, panitia pelaksana, para pembina, relawan, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan KEMBARA IV Tahun 2026.
Ia menegaskan, KEMBARA bukan sekadar kegiatan perkemahan maupun ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama, menjunjung tinggi semangat gotong royong, serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan selama kegiatan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Wakil Bupati juga berharap kebersamaan dan solidaritas yang terbangun selama KEMBARA IV dapat terus dipelihara. Anggota PMR diharapkan mampu menjadi pelopor gerakan kemanusiaan sekaligus teladan bagi generasi muda lainnya.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti kegiatan. Lebih dari itu, pengalaman, persahabatan, kedisiplinan, dan semangat pengabdian merupakan bekal penting untuk membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan KEMBARA IV PMR-PMI Kabupaten Buol Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan pembinaan anggota Palang Merah Remaja, khususnya dalam menumbuhkan karakter generasi muda yang peduli, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buol berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berjiwa kemanusiaan.
Dengan berakhirnya KEMBARA IV, semangat kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas diharapkan tidak berhenti di lokasi kegiatan, tetapi terus tumbuh dan diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu sesama.***










