Suarautara.com, Banggai – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga orang yang mengalami hilang kontak saat menggunakan longboat di perairan Pulau Tikus, Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Rabu (14/10/2026) malam.
Ketiga korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah tim melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian. Mereka masing-masing bernama Pudin Abu (62), Murni (60), dan Misra (34).
Operasi pencarian dilakukan oleh Tim Rescue Pos SAR Luwuk di bawah komando Kepala Pos SAR Luwuk, Liberatus Fangohoi, S.H., setelah menerima laporan dari pihak keluarga terkait keberadaan ketiga korban yang belum kembali dari aktivitas melaut.
Informasi kejadian diterima dari Nurlita, pihak keluarga korban, pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 18.46 WITA.
Berdasarkan informasi yang diterima, ketiga korban berangkat menggunakan longboat pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 WITA untuk memancing dan mencari hasil laut di Pulau Tikus, Kecamatan Buko Selatan.
Mereka diperkirakan kembali pada pukul 10.00 WITA. Namun, hingga waktu yang ditentukan, ketiganya belum kembali dan tidak dapat dihubungi.
Pihak keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil sehingga keluarga meminta bantuan kepada tim SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi perkiraan kejadian atau Last Known Position (LKP) di perairan Pulau Tikus.
Berdasarkan laporan pelaksanaan operasi SAR, tim gabungan tiba di sekitar radius lokasi kejadian pada pukul 21.02 WITA dan langsung melakukan pencarian.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 22.25 WITA, tim SAR gabungan menemukan ketiga korban pada koordinat 1°00’33.0″S dan 123°00’36.6″E.
Ketiganya ditemukan dalam kondisi selamat dan selanjutnya dievakuasi menggunakan KN SAR Bhisma menuju Pelabuhan Lalong, Luwuk.
KN SAR Bhisma tiba di Pelabuhan Lalong pada Kamis, 15 Oktober 2026, sekitar pukul 00.10 WITA. Setelah tiba, ketiga korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup pada pukul 00.20 WITA. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, KUPP Kelas II Luwuk, Polairud, pemerintah desa, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Adapun sarana utama yang digunakan dalam operasi tersebut adalah KN SAR Bhisma, didukung kendaraan penyelamat, peralatan navigasi, peralatan pertolongan di air, perangkat komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,2 hingga 0,5 meter. Angin bertiup dari arah timur laut.
Keberhasilan operasi ini memastikan seluruh korban dapat kembali kepada keluarga dalam keadaan selamat setelah sempat mengalami hilang kontak di perairan Pulau Tikus, Kabupaten Banggai Kepulauan.(AM’oks69).













