SuaraUtara.com, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus mendorong peningkatan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal melalui program pelatihan berbasis kompetensi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat evaluasi Pelatihan Mobile Training Unit (MTU) Batch 1 sekaligus persiapan pembukaan MTU Batch 2. Kegiatan itu dirangkaikan dengan penutupan Pelatihan MTU Batch 3 hasil kerja sama UPTD BLK Buol Hebat dan BBPVP Makassar.
Narasumber utama dalam kegiatan tersebut, Jasri Butudoka, menekankan pentingnya keberlanjutan program pelatihan kerja agar keterampilan yang diperoleh masyarakat dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat di Kabupaten Buol.
Rapat tersebut dihadiri Plt. Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Buol, Plt. Kepala UPTD BLK Buol Hebat bersama jajaran staf, serta Utusan Khusus Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.
Pembahasan difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program pelatihan sebelumnya sekaligus pemantapan persiapan pembukaan MTU Batch 2.
Pada Batch 2, pelatihan akan difokuskan pada dua bidang keterampilan, yakni Digital Marketing (Pemasaran Digital) dan Pertukangan/Mebel.
Pemilihan bidang tersebut diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Sementara itu, penutupan Pelatihan MTU Batch 3 turut diwarnai antusiasme para peserta. Para alumni berharap pemerintah daerah tidak berhenti pada pemberian pelatihan, tetapi dapat memberikan tindak lanjut setelah mereka menyelesaikan program.
Salah satu harapan yang mengemuka adalah adanya dukungan berupa peralatan kerja dan akses permodalan usaha bagi para alumni pelatihan.
Dukungan tersebut dinilai penting agar keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti sebatas sertifikat dan pengalaman pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam kegiatan produktif yang menghasilkan pendapatan.
Dengan demikian, program MTU diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong lahirnya tenaga kerja mandiri dan pelaku usaha baru di Kabupaten Buol.***












