Kasatpol PP Banggai Kamaludin Djano Patroli Penertiban Anak Pembawa Kotak Amal Dilakukan Secara Humanis

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Kastpol PP Banggai Kamaluddin Djano.S.Pd.S.SH,akan perintah anggotanya untuk patroli anak pembawa kotak amal dan badut badut serta anak punk meresakana

foto istimewa : Kastpol PP Banggai Kamaluddin Djano.S.Pd.S.SH,akan perintah anggotanya untuk patroli anak pembawa kotak amal dan badut badut serta anak punk meresakana

Suarautara.com, Banggai – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banggai, Kamaluddin Djano, S.Pd., S.H, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menertibkan aktivitas anak-anak di bawah umur.

Yang dipekerjakan sebagai pembawa kotak amal dan penarik sumbangan dengan mengatasnamakan pembangunan masjid.

Hal tersebut disampaikan Kamaluddin saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kantor Satpol PP Kabupaten Banggai, Bukit Halimun, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Senin (8/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aktivitas tersebut telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena melibatkan anak-anak usia sekolah yang seharusnya mendapatkan perlindungan, bukan dipekerjakan di ruang publik.

Kami akan melakukan patroli terhadap anak-anak pembawa kotak amal maupun anak-anak yang dipekerjakan oleh orang tuanya.

Ini sudah kami bicarakan bersama dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Anak, serta OPD lainnya,” ujar Kamaluddin.

Ia menegaskan, orang tua yang terbukti menyuruh anaknya melakukan penggalangan dana di jalan akan diberikan pembinaan dan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Anak-anak itu belum pantas dipekerjakan. Jika ditemukan kembali, orang tuanya akan kami panggil dan dibina secara persuasif,” tegasnya.

Kamaluddin juga menanggapi maraknya pemberitaan terkait anak-anak pembawa kotak amal serta badut jalanan yang dinilai meresahkan masyarakat.

Ia menyebut, sebagian dari mereka tidak jelas identitas kependudukannya, bahkan ada yang masih berstatus pelajar.

Terkait badut-badut itu, ada beberapa OPD yang terlibat dalam penanganannya. Namun karena aktivitas mereka sudah meresahkan, termasuk ada yang mabuk dan berteriak-teriak di jalan, maka akan kami sikapi tegas,” jelasnya.

Ia menambahkan, Satpol PP akan melakukan penertiban dengan pendekatan humanis. Jika anak-anak tersebut memiliki orang tua di wilayah Luwuk, maka akan diantar pulang untuk dibina. Namun jika tidak, akan dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan sementara.

Kalau ada rumahnya di Luwuk, kami antar ke orang tuanya. Kalau tidak, kami bawa ke kantor dulu untuk pembinaan,” tambahnya.

Kamaluddin juga mempertanyakan alasan masih maraknya penggalangan dana masjid oleh anak-anak, padahal masjid-masjid di Kabupaten Banggai telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Masjid-masjid sudah ada bantuan dari Pemda. Kalau masih ada anak-anak yang dimanfaatkan untuk meminta sumbangan, ini patut dipertanyakan dan bisa menimbulkan keresahan di masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan anak-anak tersebut dapat kembali ke lingkungan dan aktivitas yang semestinya, serta tidak lagi dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu di ruang publik.

Anak-anak harus kembali ke komunitasnya sebagai anak-anak. Tidak bisa kita biarkan begitu saja. Ini bagian dari upaya perlindungan anak dan ketertiban umum,” pungkas Kamaluddin.
( AM’oks69 )

Berita Terkait

Seleksi Eselon II Banggai Mengerucut Panitia Hanya 14 Jabatan Terisi dari 15 Formasi
Pemkab Banggai Matangkan Verifikasi Lapangan EKK Hariadi Bola Tekankan Kesiapan dan Sinergi Tim
Sekda Banggai Moh Ramli Tongko dan Kaban BKD ASN Taat WFH dengan Baik di Awasi Ketat ada Sanksi Menanti
Karya Bakti Gerakan Nasional ASRI 2026, Koramil Asembagus Bersama Instansi dan Warga Bersihkan Sungai “Bughentang”
Modus Berteduh Lalu Menodong, Begal Viral di Palembang Tak Berkutik Ditangkap Unit 5 Jatanras
Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan
Ketua KTNA Tolitoli Buka Pintu Air Musim Tanam di Desa Tinigi, Tekankan Penyerapan Beras Lokal
Produk Kripik dan Rokok Malang Dilirik Negara Timor Leste, Peluang Ekspor hingga Investasi Pabrik Menguat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:45 WITA

Seleksi Eselon II Banggai Mengerucut Panitia Hanya 14 Jabatan Terisi dari 15 Formasi

Sabtu, 18 April 2026 - 22:33 WITA

Pemkab Banggai Matangkan Verifikasi Lapangan EKK Hariadi Bola Tekankan Kesiapan dan Sinergi Tim

Sabtu, 18 April 2026 - 20:58 WITA

Sekda Banggai Moh Ramli Tongko dan Kaban BKD ASN Taat WFH dengan Baik di Awasi Ketat ada Sanksi Menanti

Sabtu, 18 April 2026 - 15:29 WITA

Modus Berteduh Lalu Menodong, Begal Viral di Palembang Tak Berkutik Ditangkap Unit 5 Jatanras

Jumat, 17 April 2026 - 22:55 WITA

Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terbaru