HUT Kecamatan Nambo ke 13 Pemerintah dan Karang Taruna Gelar Khitanan Massal Dukung Program Bupati Banggai

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, Banggai – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Nambo ke-13 tahun 2025, Pemerintah Kecamatan Nambo bersama Karang Taruna Kecamatan Nambo melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Khitanan Massal dan Pasar Murah, yang digelar di Kantor Kecamatan Nambo pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Bakti Sosial untuk Masyarakat Sehat dan Sejahtera dalam Semangat HUT Kecamatan Nambo ke-13”, sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program Bupati Banggai dalam membantu masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat.

Sebanyak 22 anak berusia sekitar 10 tahun mengikuti kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan oleh tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, dipimpin oleh H. Ruslan beserta sejumlah perawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut membantu pula para mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu.

Acara ini dihadiri oleh Camat Nambo Subhan Ahmad, Kapolsek Kintom AKP Zulfikar, Pasi Intel sekaligus Danramil 1308/LB-04 Kintom Kapten Inf Lamudele, Danpos Kecamatan Nambo Serma Andi, Babinsa Sertu Andika, Ketua Karang Taruna Kecamatan Nambo Ahyar Adryanto Mokoagow, serta Kasi PIP Ramli Mambuhu yang juga bertugas sebagai pembawa acara.

Dalam sambutannya, Ketua Karang Taruna Kecamatan Nambo Ahyar Adryanto Mokoagow menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan pemuda dalam mendukung visi-misi Bupati Banggai menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah.

Kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal dan pasar murah ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat.

Kami ingin terus berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan berbagai pihak demi kemaslahatan warga,” ujar Ahyar.

Sementara itu, Camat Nambo Subhan Ahmad mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Karang Taruna dan seluruh pihak yang terlibat.

Kegiatan ini adalah bukti kerja nyata bersama antara pemerintah dan pemuda. Selain khitanan massal, kami juga menyediakan pasar murah dengan harga terjangkau – beras 5 kg seharga Rp60 ribu, minyak goreng 1 liter Rp14 ribu, dan gula pasir 1 kg Rp14 ribu. Ini semua untuk meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh kekeluargaan, dan mendapat sambutan antusias dari warga Kecamatan Nambo. Para orang tua peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial ini.

Selain itu, tim medis juga memberikan edukasi kesehatan kepada orang tua terkait perawatan pasca sunat agar anak-anak tetap sehat dan nyaman selama masa pemulihan.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan dalam memperingati hari jadi Kecamatan Nambo, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat komitmen bersama mendukung program pemerintah daerah. ( AM’oks69 )

Berita Terkait

147 Tenda Ludes Terjual, “Ngliyep Lantern Camp” Perkuat Posisi Pantai Ngliyep sebagai Magnet Wisata Malang
Pawai Budaya HUT ke-184 Desa Ngabab Sedot Ribuan Warga, Tradisi “Pecah Cikal” Perkuat Wisata Budaya Malang
Dugaan Penarikan Sertifikat oleh BPN, Ratusan Warga Touna Cari 7 Perwakilan Dapil II
Fasilitas Publik Miliaran Rupiah Tak Berfungsi Terminal Kilo 8 Kini Ditempati Pendatang dan Minim Pengawasan
SMK Mendunia, Peluang Karier Kian Terbuka dengan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri 3+1
Kapolres Banggai AKBP Wayan Nilai Nilai Pancasila Harus Menjadi Pedoman Anggota dalam Bertugas
Hari Lahir Pancasila 2026 Wabup Furqanuddin Ajak Kaum Muda Menjaga Persatuan dengan Nilai-Nilai Pancasila
Praktisi Hukum Ishak P. Adam Ingatkan Konten Kreator Touna Hindari Hujatan Negatif ke Pemimpin Daerah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:19 WITA

147 Tenda Ludes Terjual, “Ngliyep Lantern Camp” Perkuat Posisi Pantai Ngliyep sebagai Magnet Wisata Malang

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:10 WITA

Pawai Budaya HUT ke-184 Desa Ngabab Sedot Ribuan Warga, Tradisi “Pecah Cikal” Perkuat Wisata Budaya Malang

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:36 WITA

Dugaan Penarikan Sertifikat oleh BPN, Ratusan Warga Touna Cari 7 Perwakilan Dapil II

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:27 WITA

Fasilitas Publik Miliaran Rupiah Tak Berfungsi Terminal Kilo 8 Kini Ditempati Pendatang dan Minim Pengawasan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:47 WITA

SMK Mendunia, Peluang Karier Kian Terbuka dengan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri 3+1

Berita Terbaru