Donggala, Suarautara.com – Dalam pidato perdananya, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan komitmennya untuk menciptakan birokrasi yang bersih dan profesional.
Vera menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin mewarisi sistem birokrasi yang korup, tidak jujur, dan tidak berkompeten.
“Kita berhadapan pada program efisiensi anggaran di semua sektor. Pesan Presiden Prabowo Subianto di retreat kepala daerah sangat tegas, bahwa tidak boleh ada kegiatan-kegiatan yang bersifat pemborosan uang rakyat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut Dia menyoroti adanya laporan terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam proyek-proyek di luar tugas pokok dan fungsinya.
“Banyak saya menerima laporan bahwa ada ASN main proyek, ini tidak boleh lagi. Tolong buat program yang menyentuh langsung kepada rakyat, kami akan mendukung,” tegasnya.
Pernyataan Bupati Donggala itu disampaikannya saat Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pimpinan Lingkup Pemerintah Daerah di Aula Kasiromu pada Selasa, (4/3/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta unsur Forkopimda.
Usai rapat konsolidasi, Bupati Vera memberikan pernyataan kepada awak media terkait evaluasi kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Donggala.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam pembenahan birokrasi di Kabupaten Donggala, sejalan dengan visi kepemimpinan Bupati Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Taufik M. Burhan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien, profesional, dan berpihak pada rakyat.(*Ihyan)















