Jelang Ramadhan Harga Beras Naik, Warga Buru Beras Bulog Dipasaran

Rabu, 1 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA, Buol – Dari pantauan media ini di Pasar Tradisional Buol, Sulawesi Tengah, Rabu (1/3/23), beras Bulog eceran dan kemasan dengan merk Beras Mediu 5kg laris manis karena harganya yang lebih murah dibandingkan harga beras kemasan merek lain.

Di Pasar Buol, beras Bulog kemasan ” Beras Medium” dijual dengan harga Rp.60.000-70,000/5 Kg, sedangkan Bulog eceran dijual dengan harga Rp 10,000.

Sedangkan beras merek lain, harganya bisa mencapai lebih dari Rp 12.000 hingga Rp.15,000 per kilogramnya, untuk beras merek Fortune dengan harga 75,000 per kilogramnya, tergantung merek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Larisnya beras bulog ini, membuat pedagang kehabisan stok. Sementara beras Bulog sendiri, dipasok ke Pasar Buol tidak menentu.

“Sekali pasok, saya dapat beras Bulog sebanyak 100 kg dalam karung,”ujar salah satu pedagang sembako di pasar Buol.

Ia mengaku, tidak sampai tiga hari setelah dipasok, beras Bulog ludes terjual. Larisnya beras Bulog ini merupakan dampak dari kenaikan harga beras di pasaran.

Beras tipe “Medium” milik bulog yang harganya Rp 70 ribu untuk kemasan 5 kg menjadi incaran warga karena harganya lebih murah. Selain itu, kualitas beras Bulog yang saat ini lebih bagus, juga menjadi pilihan warga di tengah naiknya harga beras.

“Alhamdulilah kalau beras Bulog saya dapat dan Alhamdulillah penjualannya juga lancar kalau harganya stabil dan lebih murah,” kata  Ifana.

Kekawatiran masayarakat jelang bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari terhadap kebutuhan beras, sangat dirasakan. Apalagi belum ada operasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini dinas terkait.

Kebutuhan beras Bulog ini tentu sangat diharapan oleh warga masyarakat untuk meringankan beban rumah tangga karena sebagian besar harga sembako juga pada naik.

Nurhayati salah satu warga ditemui di Pasar Buol saat membeli beras disalah satu lapak kepada suarautara.com, Rabu (1/3/2023) mengatakan dampak kenaikan harga beras ini sangat dirasakan oleh warga. Meski kenaikannya tidak terlalu melambung tinggi, akan tetapi dampak dari kenaikan ini pada harga sembako lainnya, apalagi sebentar lagi menyambut bulan suci Ramadhan, tentu segala kebutuhan sembako sangat berpengaruh terhadap dampak kenaikan ini.

“ Kami berharap kepada pemerinta daerah dalam hal ini dinas terkait untuk segera melakukan operasi pasar murah terhadap beberapa sembako yang diperkirakan naik jelas Ramadhan, jika hal ini bisa diwujudkan, maka dapat membantu warga masyarakat,” tandasnya.

 

(red)

Berita Terkait

Perjudian Besar
Serap 400 Warga Lokal Sebagai Tenaga Kerja, Mikutopia Batu Bawa Dampak Ekonomi ke Desa Tulungrejo
Fasilitas Publik Miliaran Rupiah Tak Berfungsi Terminal Kilo 8 Kini Ditempati Pendatang dan Minim Pengawasan
Wabup Furqanuddin MUI Banggai Mitra Strategis Perkuat Moderasi Beragama dan Persatuan Umat
Perkuat Sinergi Pusat Dan Provinsi Serta Daerah Bupati Amirudin Dukung Kebijakan Strategis Menko Polkam dan Mendagri
Polres Banggai Bagikan 243 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat dan Jurnalis
Wabup Furqanuddin Buka Seminar Kajian Optimalisasi Potensi Lokal Rupa Pakan Ternak di Banggai
Inspektur Syafrullah Mambuhu Ajak ASN Inspektorat Banggai Tingkatkan Kepedulian Sosial Lewat Kurban 2 Ekor Sapi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:50 WITA

Perjudian Besar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:25 WITA

Serap 400 Warga Lokal Sebagai Tenaga Kerja, Mikutopia Batu Bawa Dampak Ekonomi ke Desa Tulungrejo

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:27 WITA

Fasilitas Publik Miliaran Rupiah Tak Berfungsi Terminal Kilo 8 Kini Ditempati Pendatang dan Minim Pengawasan

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:34 WITA

Wabup Furqanuddin MUI Banggai Mitra Strategis Perkuat Moderasi Beragama dan Persatuan Umat

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:23 WITA

Perkuat Sinergi Pusat Dan Provinsi Serta Daerah Bupati Amirudin Dukung Kebijakan Strategis Menko Polkam dan Mendagri

Berita Terbaru