Prediksi Kemarau Hingga 2027 Rifai Mahiwa Sampaikan Arahan Bupati Himbau Warga Soal Waspada Karhutla

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : gambar dokumentasi BPBD Banggai

foto istimewa : gambar dokumentasi BPBD Banggai

Suarautara.com, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai menghadiri rapat koordinasi secara virtual bersama BMKG Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka Press Release Prediksi Musim Hujan Tahun 2026/2027.

Kegiatan yang digelar oleh Media Center BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri ini diikuti langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, H. Moh. Rifai Mahiwa, SE., M.Si, mewakili Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, SP., MP., MM, Rabu (30/9/2026).

​Berdasarkan paparan BMKG, kondisi kemarau di Kabupaten Banggai diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa waktu ke depan.

Awal musim hujan secara umum diprediksi baru masuk pada Dasarian III Maret 2027, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Juli 2027.

​Meski demikian, wilayah Toili Barat diprediksi menjadi area yang lebih dahulu memasuki periode hujan, yakni sekitar Desember 2026.

Sementara untuk hujan lokal yang sempat mengguyur wilayah Selatan Banggai, seperti Kecamatan Moilong, BMKG menjelaskan fenomena tersebut dipicu pemanasan lokal dan kondisi geografis pesisir serta pegunungan, sehingga belum menjadi indikator dimulainya musim hujan secara menyeluruh.

​Menanggapi hasil pemetaan cuaca ini, Bupati Banggai melalui Kepala BPBD yang akrab disapa Fay mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

​Bapak Bupati mengimbau dan berpesan agar warga tidak melakukan pembakaran hutan maupun sampah sembarangan. Saat ini hembusan angin cukup kencang sehingga sangat rawan memicu kebakaran besar.

Mari kita jaga lingkungan bersama. Bagi siapa saja yang sengaja melakukan pembakaran, akan ditindak tegas,” tegas Fay usai mengikuti rapat lewat Zoom.

​Selain antisipasi kemarau, Pemkab Banggai juga mulai menyiapkan langkah mitigasi menghadapi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem menjelang masa peralihan musim mendatang. Koordinasi lintas sektor dan pemantauan wilayah terus diperketat guna meminimalkan risiko bencana di masyarakat.(AM’oks69).

Berita Terkait

Kapolsek Lamala I Wayan Sukarman  Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Api Padam Pukul 23 . 30 WITA
Tabrakan di Jalan Trans Toili Dua Pengendara Terluka Polisi Langsung Amankan Lokasi
Rumah Ludes Rp150 Juta Melayang Polisi Dampingi Korban Kebakaran Uwedikan Terima Bantuan
Bukan Sekadar Tumpeng Polsek Kintom Datangi Koramil TNI – Polri Pertebal Barisan Hadapi Gangguan Kamtibmas
Sedot Solar di Jalur Dua Tiga Remaja Kabur Motor Mio M3 Ditinggal Polisi Memburu
Terima Kasih Irjen Pol Nasri Sulaeman Sudah Mengabdi Polda Sulteng dan Selamat Datang Irjen Pol Rizal Irawan di Tanah Kaili
Tasyakuran HUT TNI ke-81, GM FKPPI Rayon 1 Kota Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Bersama Koramil
Gerak Cepat Kadinsos Hariadi Bola Bersama Jajaran Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Uwedikan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:27 WITA

Kapolsek Lamala I Wayan Sukarman  Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Api Padam Pukul 23 . 30 WITA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:43 WITA

Tabrakan di Jalan Trans Toili Dua Pengendara Terluka Polisi Langsung Amankan Lokasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:15 WITA

Rumah Ludes Rp150 Juta Melayang Polisi Dampingi Korban Kebakaran Uwedikan Terima Bantuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:52 WITA

Bukan Sekadar Tumpeng Polsek Kintom Datangi Koramil TNI – Polri Pertebal Barisan Hadapi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:30 WITA

Sedot Solar di Jalur Dua Tiga Remaja Kabur Motor Mio M3 Ditinggal Polisi Memburu

Berita Terbaru