SUARAUTARA.COM, Bolmong – Keberadaan Pasar Senggol (PS) disetiap momen perayaan lebaran Idul Fitri terus dinantikan warga masyarakat setiap tahunnya.
Kabar dibukanya lagi kawasan PS di pusat kota Lolak untuk tahun ini menjadi kabar indah bagi warga masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan lebaran nanti.
Adriadi Paputungan Ketua Panitia mengatakan untuk saat ini lapak yang disediakan oleh panitia sudah terisi lebih dari 80%. Hal ini menurut Adriadi disebabkan pihak pedagang sudah jauh hari telah menghubungi panitia untuk kembali berjualan di PS Lolak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ Sesuai data Panitia, Kami prediksikan sudah lebih dari 80 persen lapak telah di booking oleh para pedagang lokal, Kotamobagu serta Gorontalo,” ungkap kepada suarautara.com, saat dihubungi Selasa, (19/4/2022).
Adri menyembutkan bahwa untuk kepanitiaan sendiri terdiri dari unsur pemuda yang ada di 4 desa Pusat Kota diantaranya Lolak, Lolak Tombolanto, Motabang dan desa Mongkoinit.
“ Dalam pengelolaan PS ini, kami melibatkan semua unsur di desa untuk membantu melancarkan aktifitas Pasar Senggol, dan sejak awal pelaksanaannya kurang lebih 9 tahun setiap lebaran dilaksanakan, motifasinya sama, yakni ingin membantu masyarakat lebih khusus di wilayah kecamatan Lolak dan sekitarnya untuk mencukupi segala kebutuhan masyarakat menyambut lebaran,” ungkapnya.
“ PS Lolak ini digelar semata-mata hanya ingin membantu kebutuhan masyarakat menyambut lebaran. Artinya untuk membeli keperluan, warga tak repot lagi ke Kotamobagu atau Manado sehingga mengeluarkan biaya tak sedikit,” imbuhnya.
Masih Adri menambahkan, diharapkan dengan adanya PS Lolak ini sangat membantu keluarga yang tingkat ekonominya dalam kondisi terbatas, dan bagi warga yang biasanya berbelanja di luar daerah, pasti sangat terbantu karna biaya transportnya bisa di Konfersi menjadi biaya tambahan untuk belanja.
“ kita tau bersama dengan kenaikan harga BBM, berpengaruh terhadap biaya transport ke kota Manado yakni 60 hingga 100ribu, belum lagi ditambah dengan makan minum dan biaya lainnya, berarti hanya untuk ke Manado, setiap warga harus mengeluarkan 500ribu sampai 1juta. Jika mereka berbelanja di PS Lolak, maka biaya itu bisa dikonfersikan ke tambahan belanja,” jelas Adri.
Sekedar informasi untuk kegiatan PS Lolak rencananya akan di buka pada hari Sabtu 22 Maret pekan depan dan ditutup saat malam H mines 1 lebaran dengan menerapkan protocol kesehatan yang dipantau langsung panitia PS Lolak.(Uchan)















