Suarautara.com, Boliohuto – Duka mendalam menyelimuti keluarga Nanda Tuliabu, warga Desa Totopo, Kecamatan Bilato, yang meninggal dunia usai melahirkan, diduga akibat keterlambatan penanganan medis dan rusaknya fasilitas ambulans.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah dirawat di RS Boliohuto sejak Senin, namun dinilai tidak mendapatkan penanganan maksimal hingga kondisinya memburuk.
Korban baru dirujuk ke RS Ainun Gorontalo pada Selasa sore, meski kondisinya sudah kritis sejak siang hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses rujukan sempat terkendala karena ambulans rumah sakit dilaporkan rusak, sehingga memperlambat penanganan medis lanjutan.
Setibanya di rumah sakit rujukan, korban sempat mendapat penanganan dan melahirkan, namun nyawanya tidak tertolong.
Keluarga menyatakan kekecewaan mendalam dan menuntut adanya investigasi menyeluruh terhadap pelayanan rumah sakit.
Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang dan ada pertanggungjawaban dari pihak terkait.(Agung)















