Suarautara.com|BATU – Kota Wisata Batu kembali bersiap mencatatkan namanya dalam lembar sejarah literasi Indonesia. Melalui kolaborasi strategis antara Komunitas Yuk Menulis (KYM) Kota Batu dan SATUPENA (Perkumpulan Penulis Indonesia) Jawa Timur, sebuah gerakan kolosal bertajuk Event Nulis Bareng (Nubar) Puisi Nasional resmi diluncurkan.
Program yang mengusung tema “Rukun dengan Teman” ini menghadirkan momentum langka bagi dunia pendidikan: memberi kesempatan bagi ribuan siswa dan guru serta masyarakat se-Kota Batu dan sekitarnya untuk “Sebuku” dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Wali Kota Batu, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu.
*Dukungan Penuh Balai Kota dan Dinas Pendidikan*
Langkah akbar menuju pelaksanaan Workshop Literasi Nasional pada Minggu, 8 November 2026 mendatang ini telah mengantongi komitmen penuh dari Pemerintah Kota Batu.
Hal ini ditegaskan setelah delegasi KYM dan SATUPENA Jawa Timur yang dipimpin oleh Drs. Akaha Taufan Aminudin bersama Yani Andoko melangsungkan audiensi resmi dengan jajaran Dinas Pendidikan Kota Batu pada Senin, 5 Oktober 2026. Rombongan diterima secara hangat oleh Cahya Wisesa Sri Rama Atmaja, SE, Kabid Pembinaan SMP Kota Batu.
Dinas Pendidikan menindaklanjuti audiensi tersebut secara cepat dengan meneruskan berkas proposal dan surat resmi langsung ke meja Wali Kota Batu, Cak Nurochman, serta menyebarluaskannya ke jejaring kepala sekolah di seluruh wilayah Kota Batu.
“Kami siap mensukseskan literasi Batu Sae,” tegas pesan dukungan yang mengalir dari Balai Kota Among Tani, memperkuat visi pembangunan daerah tahun 2026 yang menekankan semangat “Kreatif Sae”.
*Menulis Nilai dan Karakter: “Rukun dengan Teman”*
Ketua KYM Kota Batu sekaligus Ketua SATUPENA Jawa Timur, Akaha Taufan Aminudin, mengungkapkan bahwa tema “Rukun dengan Teman” dipilih bukan sekadar sebagai tema sastra biasa, melainkan sebagai ikhtiar menanamkan adab dan keharmonisan sejak dini di lingkungan sekolah.
“Matur Suwun Sae kepada Bapak Wali Kota Cak Nurochman dan Dinas Pendidikan Kota Batu. Ini bukan sekadar workshop atau lomba, melainkan gerakan bersama. Rukun adalah akar dari Merdeka Belajar dan fondasi Kota Batu yang SAE: Santun, Amanah, dan Edukatif. Kita ingin menjadikan Batu terkenal tidak hanya karena apel dan wisatanya, tetapi juga karena kedalaman karya tulis warganya,” ujar Taufan.
*Gerakan Nasional dari Kota Batu*
Gerakan yang dipelopori di Kota Batu ini juga menjadi bagian dari konsolidasi nasional. Sebagaimana rekam jejak KYM yang sejak 2006 telah memfasilitasi penulisan buku bersama lebih dari 280 tokoh nasional, program ini melibatkan partisipasi aktif para PIC (Person in Charge) dan Tim Literasi daerah di berbagai provinsi se-Indonesia.
Grup koordinasi daerah “Event Nubar Menteri KYM Kota Batu” kini telah dihimpun sebagai pusat pengendali gerakan di lapangan dengan memegang teguh semangat “Tergerak, Bergerak, Menggerakkan”.
Rangkaian acara yang gagasannya diawali dari rapat koordinasi ini meliputi Workshop Literasi Virtual, penulisan karya, kurasi editorial, hingga penerbitan buku antologi ber-ISBN dan puncaknya pada Festival Literasi Nasional.
Bagi sekolah, guru koordinator, dan siswa yang ingin mengambil bagian dalam peristiwa bersejarah ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui koordinator literasi sekolah masing-masing untuk bergabung dalam barisan pelopor literasi Indonesia.
Matur Suwun Sae. Bersama Membangun Literasi untuk Batu Sae dan Indonesia Beradab!
Kontak Informasi & Media:
Akaha Taufan Aminudin
08123366563
https://chat.whatsapp.com/IbsZuLOBf2BLKnV3bN7WGU?s=cl&p=a&mlu=4&ilr=4&iam=0
Komunitas Yuk Menulis (KYM) Kota Batu & SATUPENA Jawa Timur
Tag: #NubarMendikdasmen #KYMKotaBatu #SATUPENA #LiterasiBatuSae #CakNurochman #RukunDenganTeman #KotaBatu25 #BatuKreatifSae
#SatuPenaJawaTimur










