Ketua DPRD Banggai Minta Pengawasan Ketat Program MBG Guru Diminta Cek Kualitas Makanan Sebelum Diberikan ke Siswa

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Ketua DPRD Banggai Sarifudin Tjatjo.SH Program MBG Harus terus dalam pengawasan pihak terkait.

Foto Istimewa Ketua DPRD Banggai Sarifudin Tjatjo.SH Program MBG Harus terus dalam pengawasan pihak terkait.

Suarautara.com, Banggai – Ketua DPRD Kabupaten Banggai, Sarifudin Tjatjo, SH, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan aman dan tidak menimbulkan masalah di lapangan.

Hal ini disampaikan Sarifudin di sela-sela rapat persiapan Sidang Paripurna Peresmian Pemberhentian Jodi Prakoso Dayanun, SH serta Pengangkatan Antarwaktu Drs. Paiman Karto, MM sebagai Anggota DPRD masa jabatan 2024–2029.

Menurut Sarifudin, program MBG merupakan kebijakan nasional yang harus dijalankan secara bertanggung jawab oleh pemerintah daerah.

Ia menekankan bahwa setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah, wajib memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Kami sangat mendukung program pemerintah pusat ini, namun pelaksanaannya di daerah harus sesuai standar.

Bahan-bahannya harus terjamin kualitasnya agar tidak menimbulkan masalah seperti kasus keracunan di Banggai Kepulauan,” tegas Sarifudin kepada awak media, Jumat (10/10/2025).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta agar para pemasok bahan makanan memiliki sertifikasi resmi dari instansi terkait. Hal ini penting untuk memastikan produk yang digunakan aman bagi anak-anak penerima manfaat MBG.

Mulai dari beras, ikan, ayam, sayur, telur, hingga buah, semuanya harus dijaga kualitasnya. Jangan hanya mengejar keuntungan tapi malah merugikan anak-anak kita,” ujarnya.

Sarifudin menyoroti pula aspek teknis di lapangan, di mana jumlah porsi yang terlalu besar dalam sekali masak dapat menurunkan kualitas makanan dan mempercepat proses pembusukan.

Ia menyebut ada Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang menyiapkan hingga 3.000 porsi per hari, sehingga diperlukan pengaturan dan pengawasan ketat agar makanan tetap segar.

Ketua DPRD Banggai juga meminta Pemda melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan tenaga gizi untuk rutin melakukan pengawasan di lapangan.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta aktif memantau sekolah agar kepala sekolah dan guru turut mengawasi penerimaan dan penyajian makanan di lingkungan sekolah.

Dengan pengawasan yang baik, kita bisa pastikan Program MBG di Kabupaten Banggai berjalan aman dan sesuai harapan.

Tujuannya mulia, untuk meningkatkan gizi anak-anak kita. Karena itu, penyedia wajib amanah dalam menyediakan makanan bergizi, layak, dan aman dikonsumsi,” pungkasnya.

( AM’oks69 )

Berita Terkait

DPC PJS Tojo Una-Una Resmi Serahkan Dokumen Keberadaan Organisasi ke Kesbangpol
Open Turnamen Banggai Bersaudara Piala Panglima TNI Resmi Dibuka Semarak HUT ke 81 TNI di Banggai
Pemda Buol Ungkap Penyebab Antrean BBM di SPBU Kampung Bugis dan Kali
Bupati Buol Buka Pelatihan Vokasi, Peserta Diminta Fokus dan Kuasai Skill
EKSLUSIF: Dugaan Pemalsuan Data Legislatif Terkuak, Sekretaris Golkar Aprili Maulidin, S.Kom. Diduga Coba Tawar Pemberitaan
Motif Batik Buol Diperkuat Hak Cipta, Bupati: Ini Identitas dan Kekayaan Budaya
Upaya Ki Dalang Kadaryono Melestarikan Kesenian Wayang Topeng
KONI Touna Verifikasi 19 Cabor untuk PORPROV Morowali, Keikutsertaan Masih Bisa Berubah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 05:14 WITA

DPC PJS Tojo Una-Una Resmi Serahkan Dokumen Keberadaan Organisasi ke Kesbangpol

Kamis, 17 September 2026 - 01:24 WITA

Open Turnamen Banggai Bersaudara Piala Panglima TNI Resmi Dibuka Semarak HUT ke 81 TNI di Banggai

Rabu, 16 September 2026 - 22:46 WITA

Pemda Buol Ungkap Penyebab Antrean BBM di SPBU Kampung Bugis dan Kali

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WITA

Bupati Buol Buka Pelatihan Vokasi, Peserta Diminta Fokus dan Kuasai Skill

Rabu, 16 September 2026 - 15:25 WITA

Motif Batik Buol Diperkuat Hak Cipta, Bupati: Ini Identitas dan Kekayaan Budaya

Berita Terbaru