SUARAUTARA.COM, Buol – Bupati dr H. Amirudin Rauf Sp,Og, M.Si menghadiri pelantikan pengurus Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Buol periode 2022-2027 bertempat di Kedai My Pink (YBBM) Kelurahan Kali Kecamatan Biau, Selasa (31/5/2022).

Prosesi Pelantikan oleh Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Tengah H. Andi Mulhanan Tombolotutu, SH kepada Pengurus MD KAHMI Kabupaten Buol sebagai Ketua Moh. Yamin, SH yang menyampaikan sambutan sesaat setelah pelantikan bahwa seyogyanya pelantikan dilaksanakan sejak terbentuknya MD KAHMI Kabupaten Buol hanya karena adanya pandemic Covid 19 sehingga baru sekarang dapat dilaksanakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Tengah Andi Mulhanan Tombolotutu, SH menyampaikan sambutan dengan menitikberatkan tentang pentingnya solidaritas sebagai perekat antara 5 (lima) Insan Cita HMI yakni : Insan Akademis, Insan Pencipta, Insan Pengabdi, Insan Yang Bernafaskan Islam dan Insan Yang Bertanggungjawab atas terwujudnya Masyarakat Adil Makmur Yang Diridhai Allah SWT.
Beliau menambahkan bahwa dengan jargon Yakin Usaha Sampai (YAKUSA) tidak hanya sekedar jargon tapi bagaimana sesama kader HMI harus saling membantu, saling menjaga, memberikan kontribusi pemikiran sehingga konsep HMI conection benar-benar dapat diimplementasikan.
Pada kesempatan berikutnya Bupati Buol memberikan arahan selaku alumni HMI dan pada susunan kepengurusan MD KAHMI beliau adalah Penasehat bahwa banyak hal patut di syukuri sebagai karunia dari Allah SWT diantaranya adalah terlahir dari orang tua beragama Islam lebih lanjut beliau menyampaikan pada kondisi tertentu agama bukan lagi sesuatu yang sacral tetapi agama diciptakan hanya untuk mengatur kehidupan konsep yang dikenal sebagai Kebenaran Pragmatis inilah yang dengan gencarnya menggempur umat Islam dari segala penjuru dan inilah musuh umat Islam saat ini demikian pungkas beliau.
Sebagai organisasi kaum intelektual baik HMI maupun KAHMI dalam setiap perhelatannya akan memberikan gagasan-gagasan konstruktif baik bagi kader maupun bagi Pemerintah dan terutama bagi masyarakat. Demikian halnya pada perhelatan kali ini pokok-pokok pikiran, pencerahan, sharing informasi dalam orasi ilmiah yang disampaikan Dr Ir Muh. Nur Sangadji, DEA. Beberapa poin yang sangat relevan dengan kondisi saat ini di Kabupaten Buol antara lain bahwa Yang membedakan setiap orang adalah “value” atau “nilai” menurut beliau itulah yang telah ditunjukkan oleh Bupati Buol dalam pengambilan kebijakan selama kepemimpinannya. Sehingga lahirlah Kebijakan Yang Berbasis Ilmu Pengetahuan.
[adv]

























