Suarautara.com, Banggai – Menjelang peringatan Jum’at Agung dan Paskah 2026, Satuan Samapta Polres Kudus melakukan sterilisasi di sejumlah gereja guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan sterilisasi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama rangkaian ibadah berlangsung.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran sterilisasi yakni Gereja Santo Yohanes Evangelista di Kabupaten Kudus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Noor Alifi dengan melibatkan Unit K-9 Polres Kudus.
Petugas melakukan penyisiran menyeluruh di area dalam gereja, mulai dari altar, ruang ibadah, kursi jemaat hingga ruang pelayanan.
Pemeriksaan juga mencakup area luar seperti halaman, tempat parkir, dan akses keluar masuk jemaat.
Dalam proses sterilisasi, petugas menggunakan berbagai peralatan seperti metal detector, mirror detector, senter taktis, serta dukungan Unit K-9 untuk mendeteksi benda mencurigakan atau bahan berbahaya.
Selain itu, personel juga berkoordinasi dengan pengurus gereja terkait titik rawan serta memberikan imbauan kamtibmas agar panitia meningkatkan kewaspadaan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan benda mencurigakan. Seluruh area gereja dinyatakan steril dan siap digunakan untuk ibadah.
AKP Noor Alifi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan masyarakat.
Polri berkomitmen hadir memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat yang melaksanakan ibadah,” ujarnya, Kamis 2/4/2026.
Ia menambahkan, sinergi dengan pengurus gereja menjadi langkah penting dalam mendeteksi potensi kerawanan sejak dini.
Polres Kudus berkomitmen akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan selama rangkaian ibadah berlangsung.(AM’oks69)















