Suarautara.com, SITUBONDO – Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda perairan Selat Madura serta pesisir Situbondo dalam beberapa pekan terakhir, membuat aktivitas melaut lumpuh total. Kondisi ini memaksa para nelayan mencari penghasilan alternatif demi menyambung hidup keluarga.
Salah satunya dilakukan oleh Pak Gondrong, seorang nelayan asal Kalbut. Karena tidak bisa menangkap ikan akibat cuaca buruk, ia memilih banting setir menjadi pedagang pisang. Pisang tersebut ia beli dari Pulau Sapudi untuk kemudian dijual kembali di Situbondo. “Asal dapat untung (untuk nafkah),” ungkap Pak Gondrong.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasatpolairud AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H., M.H., membenarkan bahwa cuaca saat ini sangat berisiko bagi keselamatan jiwa nelayan. Sebagai bentuk kepedulian “Polisi Penolong”, personel Satpolairud tampak turun langsung membantu nelayan, termasuk membantu mengangkat tumpukan pisang dagangan mereka ke atas sepeda motor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
AKP Gede Sukarmadiyasa menjelaskan bahwa pihaknya secara ekstra terus memberikan pembinaan agar nelayan tidak memaksakan diri melaut jika prakiraan BMKG menyatakan cuaca ekstrem. Jika nantinya cuaca mulai reda, nelayan diwajibkan menggunakan life jacket serta membawa alat komunikasi sebagai antisipasi kendala di tengah laut.
“Kami menekankan agar nelayan mencari pekerjaan alternatif yang halal, seperti menjadi buruh tani atau berdagang, sambil menunggu cuaca normal kembali,” terang AKP Gede.
Selain keselamatan, Satpolairud juga mengeluarkan imbauan tegas terkait penggunaan bantuan subsidi pemerintah salah satunya BBM bersubsidi. Para nelayan diminta untuk tidak meminjamkan barcode pembelian BBM bersubsidi kepada orang lain meskipun sedang tidak melaut. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan penyelewengan BBM bersubsidi yang dapat merugikan banyak pihak.
“Semoga cuaca ekstrem ini cepat berlalu sehingga para nelayan dapat beraktivitas kembali seperti biasa untuk menafkahi keluarga,” harap AKP Gede.















