SuaraUtara.com, Buol – Wakil Bupati Buol, dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., resmi membuka Kemah Bakti Gembira (KEMBARA) IV Palang Merah Remaja (PMR)–Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buol, Rabu (21/10/2026), di Bumi Perkemahan Gunung Sanzibar, Kelurahan Kali.
Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Biau, Lurah Kali, jajaran pengurus PMI, para pembina, serta kepala sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Buol.
Dalam sambutannya, Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Buol menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembina, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan KEMBARA IV.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar perkemahan, melainkan sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, karakter, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap sesama.
“Menjadi anggota PMR bukan hanya tentang mengenakan seragam atau meraih prestasi dalam perlombaan, tetapi belajar memiliki hati yang peduli, keberanian untuk berbuat baik, dan kesediaan membantu sesama tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.
Nasir juga meminta seluruh peserta mengikuti setiap materi pelatihan dengan sungguh-sungguh, khususnya keterampilan pertolongan pertama dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Selain meningkatkan keterampilan, peserta diingatkan untuk menjaga kedisiplinan, kebersihan lingkungan, serta keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan perkemahan.
Menurutnya, pembinaan anggota PMR memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
Melalui kegiatan KEMBARA, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pembukaan KEMBARA IV PMR-PMI Kabupaten Buol berlangsung khidmat. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarpeserta sekaligus melahirkan kader-kader relawan muda PMI yang tangguh, terampil, disiplin, dan memiliki semangat kemanusiaan.***











