Suarautara.com, Banggai – TNI Angkatan Darat melalui Babinsa Koramil 1308-9/Lobangkurung mengambil peran aktif dalam mendukung percepatan digitalisasi layanan sosial nasional.
Kali ini, Babinsa turun langsung ke wilayah binaan untuk mendampingi masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan dan pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital.
Pendampingan tersebut menyasar masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan, khususnya warga yang masih mengalami keterbatasan akses teknologi maupun kesulitan dalam mengurus administrasi secara mandiri.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat dengan menyambangi rumah-rumah warga serta membuka posko pelayanan bersama perangkat desa setempat.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemutakhiran data sekaligus memastikan warga memperoleh pendampingan dalam mengikuti tahapan pendaftaran Perlinsos.
Melalui program tersebut, Babinsa turut menjalankan peran sebagai Agen Perlinsos yang membantu masyarakat mengakses layanan digital secara lebih mudah dan terarah.
Dampingi Verifikasi hingga Pengisian Data
Pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas sosialisasi.
Babinsa juga membantu warga memahami tahapan pendaftaran melalui portal Perlinsos, mulai dari pengisian data keluarga, verifikasi biometrik wajah melalui fitur liveness detection, hingga mekanisme sanggah mandiri apabila ditemukan ketidaksesuaian data dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong tersedianya data perlindungan sosial yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Dengan pendampingan tersebut, warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti proses administrasi yang diperlukan.
Danramil 1308-9/Lobangkurung menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam mempercepat digitalisasi pelayanan publik dan meningkatkan akurasi data perlindungan sosial.
Upaya ini juga bertujuan menjangkau masyarakat di wilayah pelosok agar keterbatasan akses teknologi tidak menjadi penghalang dalam memperoleh informasi dan mengakses program bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.
Gratis dan Mengedepankan Sinergi
Dalam pelaksanaannya, pengurusan administrasi kependudukan dan pendampingan pendaftaran Perlinsos dilakukan secara sukarela serta tidak dipungut biaya.
Sinergi antara Babinsa, perangkat desa, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) diharapkan semakin memperkuat proses pembaruan data kependudukan dan perlindungan sosial.
Data yang valid menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung ketepatan sasaran program pemerintah, sehingga masyarakat yang memenuhi kriteria dapat terdata dan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 1308-9/Lobangkurung tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga membantu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pendampingan langsung di lapangan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman warga terhadap layanan digital sekaligus mendukung terwujudnya basis data perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan.(AM’oks69).












