Suarautara.com, Banggai – Usai resmi dilantik sebagai Camat Toili Barat definitif, Bambang P. Abdullah, S.Pd., langsung tancap gas menjalankan program inovasi pelayanan publik.
Salah satu langkah terobosannya adalah menghadirkan pelayanan kecamatan langsung ke tengah masyarakat melalui sistem jemput bola di desa-desa.
Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., melantik secara resmi Bambang P. Abdullah di Ruang Pertemuan Kantor Bupati Banggai, Kamis (8/10/2026).
Agenda pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., Kepala BKD Farid Hasbullah Karim, Staf Khusus Bupati Nurjalal, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.
Saat Wawancara bersama beberapa Awak media Bambang menjelaskan, gagasan berkantor di desa dirancang untuk memangkas hambatan geografis dan ekonomi warga. Wilayah Toili Barat yang luas dan mencakup 18 desa membutuhkan kehadiran pemerintah yang lebih proaktif.
Dalam satu bulan, tiga minggu kami rencanakan berkantor di desa. Tidak semua warga memiliki kendaraan atau biaya untuk datang ke kantor kecamatan, terutama lansia dan masyarakat kurang mampu. Kita yang harus hadir melayani mereka,” ujar Bambang.
Selain optimalisasi pelayanan harian, Bambang menetapkan penyelesaian konflik tapal batas antardesa dan tumpang tindih surat lahan sebagai prioritas utama masa kepemimpinannya.
Di sektor ekonomi dan infrastruktur, ia mendorong kajian pemanfaatan danau di Desa Mekarsari menjadi waduk untuk irigasi sawah tadah hujan, tak sampai disitu saja Bambang juga desak agar pembangunan SPBU Dipercepat karena jarak SPBU sangat berjauhan dan menyulitkan warga kami mencari BBM perlu waktu yang lumayan lama
investasi SPBU di toili barat serta perluasan jaringan penerangan jalan umum akan menjadi
Dalam arahannya, Bupati Banggai Amirudin menegaskan agar seluruh pejabat yang baru dilantik tidak menyalahgunakan wewenang dan senantiasa menempatkan diri sebagai pelayan rakyat.
Jangan jadikan jabatan sebagai tangga untuk kepentingan pribadi, jadikan jembatan bagi kepentingan rakyat. Saya bersama Wakil Bupati dan Sekda tidak membutuhkan pejabat yang hanya pandai memberi laporan, kami membutuhkan pejabat yang mampu memberikan solusi dan berani mengambil keputusan,” tegas Amirudin.
Inovasi dan rekam jejak Bambang mendapat respon positif dari jajaran kepala desa. Kepala Desa Mekar Jaya, Abdul Hanan, mengapresiasi respons cepat Bambang yang turun langsung berkoordinasi dengan BPBD saat bencana banjir melanda wilayahnya beberapa waktu lalu.
Dukungan senada disampaikan Kepala Desa Rata, Ahmad Ambotang. Ia menilai kepemimpinan Bambang terbukti komunikatif dan progresif, khususnya dalam mengurai persoalan batas wilayah desa yang sempat tertunda.
“Pemerintah desa sangat mendukung program berkantor di desa ini. Koordinasi antara kecamatan dan desa selama ini berjalan sangat baik dan harmonis,” ungkap Ahmad.(AM’oks69)













