Saurautara.com, Banggai – Komando Distrik Militer (Kodim) 1308/Luwuk Banggai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Fajar Iman Kodim 1308/Luwuk Banggai, Kamis (27/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus memperkuat komitmen prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan Maulid Nabi dihadiri seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Persit, para Perwira Seksi (Pasi), serta Danramil jajaran Kodim 1308/Luwuk Banggai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat dan menyimak pesan-pesan keagamaan mengenai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam sambutannya, Dandim 1308/Luwuk Banggai Letkol Inf Cepi Kartiwa, S.Pd., menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat keimanan sekaligus membentuk karakter prajurit yang berakhlak mulia.
Tak hanya itu mari kita ambil makna penting dari Maulid Nabi antara lain menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani sifat beliau seperti jujur, amanah, sabar, dan penyayang, memperbanyak shalawat, serta meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam,”ucapnya
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita jadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan,” ujar Dandim.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Suaib Asagaf mengajak seluruh prajurit untuk meneladani sifat Rasulullah SAW, terutama kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan keteguhan dalam menjalankan amanah.
Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan alutsista, tetapi juga oleh kekuatan moral serta kedekatan dengan masyarakat.
TNI yang kuat adalah TNI yang dicintai rakyat. Mari kita jadikan semangat Maulid ini sebagai pengingat agar kita selalu melayani dengan ikhlas, menjaga persatuan, dan menjadi pelindung bagi masyarakat,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan bangsa dan negara serta perlindungan bagi seluruh prajurit TNI dalam melaksanakan tugas dan pengabdian.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi keluarga besar Kodim 1308/Luwuk Banggai bahwa nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas.
Dengan semangat “Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat,” Kodim 1308/Luwuk Banggai terus memantapkan komitmen untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(AM’oks69).

























