Proyek Berani Lancar di Banggai Dikeluhkan Jalan Digali Belum Diaspal dan Diduga Berpotensi Membahayakan Pengguna Jalan

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Lokasi proyek jalan tambal sulam ini di jalan trans Luwuk toili dan trans luwuk Palu daerah pagimana

foto istimewa : Lokasi proyek jalan tambal sulam ini di jalan trans Luwuk toili dan trans luwuk Palu daerah pagimana

Suarautara.com, Banggai – Sejumlah pekerjaan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Banggai yang merupakan bagian dari Program Berani Lancar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menuai keluhan dari masyarakat.

Warga menilai sejumlah ruas jalan yang telah digali namun belum diaspal kembali berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan awak media di beberapa lokasi proyek pada Kamis (9/7/2026), mulai dari toili hingga ke pagimana terlihat sejumlah lubang bekas galian dengan kedalaman diperkirakan sekitar 30 sentimeter masih dibiarkan terbuka. Kondisi tersebut dinilai berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari karena minim penerangan.

Selain belum dilakukan pengaspalan kembali, masyarakat juga menyoroti kualitas hasil pengaspalan di beberapa titik yang dinilai kurang maksimal.

Warga menyebut lapisan aspal terlihat tipis sehingga dikhawatirkan tidak memiliki daya tahan yang baik meskipun pekerjaan masih tergolong baru selesai.

Salah seorang pengguna jalan mengaku khawatir setiap kali melintasi ruas jalan tersebut, terutama pada malam hari.

Kalau malam hari sangat berbahaya. Lubangnya cukup dalam dan bisa membuat pengendara motor terjatuh,” ujarnya.

Saat melakukan investigasi di lokasi, awak media juga mendapati sejumlah pekerja masih beraktivitas. Namun, terlihat beberapa pekerja tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja seperti safety vest, sehingga menjadi perhatian terkait penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Awak media kemudian meminta keterangan kepada Edy, salah satu pihak di lapangan. Ia menyampaikan bahwa penanggung jawab pekerjaan merupakan pihak pelaksana dari CV TLA dengan pemilik berinisial I.K. yang sedang mengerjakan ruas Jalan Trans Luwuk–Palu.

Menurutnya, lubang-lubang bekas galian memang baru diberi tanda pengaman. Namun pada malam hari, kondisi tersebut dinilai masih kurang aman karena tidak dilengkapi penerangan yang memadai dan hanya mengandalkan cahaya lampu kendaraan yang melintas.

Menanggapi pertanyaan mengenai banyaknya lubang yang belum diaspal kembali, Edy menjelaskan bahwa proses pengaspalan belum dapat dilakukan karena hasil pekerjaan sebelumnya dinilai belum memenuhi persyaratan teknis sehingga masih memerlukan perbaikan sebelum masuk tahap pengaspalan.

Sementara itu, warga menyebut kondisi bekas galian tersebut telah berlangsung sekitar satu setengah bulan di beberapa titik tanpa penyelesaian pengaspalan.

Mereka berharap proses pekerjaan dapat segera dituntaskan agar tidak terus membahayakan pengguna jalan.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini memang tengah menggenjot pembangunan infrastruktur melalui Program Berani Lancar. Pada tahun 2026, pemerintah menangani 57 ruas jalan dan 10 jembatan dengan total anggaran sekitar Rp208,98 miliar.

Untuk jalan berstatus kabupaten, Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga sedang melaksanakan perbaikan di sejumlah ruas, termasuk Jalan Samanhudi di Luwuk. Proyek tersebut merupakan pekerjaan yang berbeda dengan penanganan jalan provinsi.

Masyarakat berharap seluruh pelaksana proyek mengutamakan keselamatan pengguna jalan dengan segera menutup atau mengaspal kembali bekas galian, memasang rambu-rambu dan penerangan yang memadai selama pekerjaan berlangsung, serta memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(AM’oks69)

Berita Terkait

Dipercaya Jadi Sekdis TPHP Banggai Hendra Saajad Siap Melanjutkan Pengabdian
HUTDA Buol ke-27, Pembangunan SDM dan Pelestarian Budaya Jadi Sorotan
Rektor Untad Kunjungi Buol, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Program RPL
Murid Indonesia Borong Prestasi di IOAA 2026, Kemendikdasmen Perkuat Pembinaan Talenta
Empat Tahun Mengabdi Amrizal Tinggalkan Jejak Perubahan di Kintom Taufan Usung Lanjutkan 3S
Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk
Dishub Banggai Didorong Benahi PJU Trans Luwuk Toili Pengendara Perempuan Diduga Dikejar Sekelompok Pemuda
HUT ke-27 Kabupaten Buol, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan di Tengah Perbedaan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:04 WITA

Dipercaya Jadi Sekdis TPHP Banggai Hendra Saajad Siap Melanjutkan Pengabdian

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:33 WITA

HUTDA Buol ke-27, Pembangunan SDM dan Pelestarian Budaya Jadi Sorotan

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:44 WITA

Rektor Untad Kunjungi Buol, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Program RPL

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:31 WITA

Murid Indonesia Borong Prestasi di IOAA 2026, Kemendikdasmen Perkuat Pembinaan Talenta

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:28 WITA

Empat Tahun Mengabdi Amrizal Tinggalkan Jejak Perubahan di Kintom Taufan Usung Lanjutkan 3S

Berita Terbaru

Topik Utama

The Ultimate Guide to Casino Scratch Cards 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:03 WITA

Topik Utama

The Most Reliable Casino Websites for Online Gambling

Selasa, 13 Okt 2026 - 04:25 WITA

Topik Utama

Winner Bonos De Bienvenida Y Mecánicas: Evaluación Concisa

Selasa, 13 Okt 2026 - 01:50 WITA