SUARAUTARA.COM, Buol – Sejumlah warga di desa Duamayo, Kecamatan Bokatm Kabupaten Buol mengeluhkan fasilitas Tower BTS jaringan telekomunikasi sulit digunakan dan dijangkau telepon genggam atau handphone untuk melakukan akses, baik internet maupun untuk menelpon keluarga yang berada di luar daerah Buol.
Pasalnya, fasilitas Tower BTS bersumber dari bantuan kementrian kominfo beberapa tahun lalu bekerja sama dengan Pemkab setempat melalui dinas kominfo Buol hingga saat ini tidak berpungsi dengan baik dan terkesan mubasir.
Warga desa setempat sejatinya diberi pelayanan yang baik, namun hal tersebut tidak sesuai harapan.
“ bangunan tower berdiri di tengah kampung sinyalnya tidak bisa berfungsi, sehingga kami kesulitan menginput data ke kabupaten, “ungkap Kepala desa Duamayo, Barto Layuk kepada media ini, Rabu (17/4/2024)
Barto mengatakan problem yang dihadapi masyarakat desa Duamayo saat ini sulit mendapat informasi, baik dari Kabupaten maupun secara nasional melalui fasilitas internet sehingga tidak semua kebutuhan masyarakat diketahui secara cepat.
Lebih jauh Ia menjelaskan kesulitan warga ketika ingin menghubungi keluarga, sahabat, atau teman baik yang berada di Buol maupun diluar Sulawesi harus memanjat ke atas gunung yang tinggi untuk mencari sinyal, bahkan rela pergi ke desa tetangga – yang jaraknya 5 sampai 8 kilo meter hanya untuk mencari sinyal hanpon agar dapat menghubungi keluarga di daerah lain.
“ ini yang warga saya rasakan selama ini, meski ada bangunan Tower BTS, tapi hingga saat ini berfungsi dengan baik. “ ujar Barto.
Lanjut Barto, belum lagi disaat pemerintah desa melakukan penginputan data perkembangan penduduk harus turun ke kecamatan atau ke desa-desa yang bagus sinyal atau jaringan internetnya, untuk melakukan pekerjaan.
Atasnama Pemerinta desa dan masyarakat desa Duamayo yang merupakan penghasil produksi pertanian dan kebun terbesar di kecamatan bokat itu meminta pihak pemkab Buol dan dinas kominfo untuk memperhatikan fasilitas tower BTS yang tidak efektif memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat desa.
“ ini yang kami harapkan agar kebutuhan warga desa setiap hari dapat diperhatikan seperti desa-desa lainnya yang sama-sama mendapat bantuan bangunan Tower tersebyt, .pungkas Barto yang di amini warganya. (Rustam/red)



















