Israel Tahan Paksa Koresponden Veteran Al Jazeera

Senin, 7 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,suarautara – Polisi perbatasan Israel secara paksa menahan seorang koresponden veteran untuk channel satelit Al Jazeera. Reporter tersebut ditahan ketika sedang melakukan reportase dari Yerusalem.

Reporter bernama tersebut Givara Budeiri ditahan selama beberapa jam oleh polisi perbatasan di area Sheikh Jarrah. Saat ditahan, Budeiri mengenakan pelindung tubuh dengan tulisan “press” atau pers yang jelas.

Budeiri lalu dilepaskan pada Sabtu (5/6). Selain menangkap paksa Budeiri, Al Jazeera juga mengungkapkan bahwa polisi perbatasan Israel juga menghancurkan peralatan milik kameramen Al Jazeera.

Akibat penahanan paksa ini, Budeiri mengalami patah tulang pada satu lengan. Saat ini, perempuan tersebut masih berada di bawah pengawasan dokter di Hadassah Hospital, Yerusalem.

Kepala Biro Yerusalem untuk Al Jazeera Walid Omary mengatakan Budeiri merupakan koresponden yang biasa melakukan reportase dari Sheikh Jarrah. Budeiri juga telah terakreditasi oleh Kantor Pers Pemerintah Israel.

Saat kejadian penahanan paksa, Budeiri sedang melakukan reportase mengenai aksi protes duduk yang dilakukan warga Palestina di wilayah tersebut. Setelah itu, Omary mengatakan polisi perbatasan Israel meminta ID Budeiri. Budeiri lalu mengungkapkan bahwa ID miliknya ada di mobil dan menawarkan diri untuk menghubungi supirnya agar sang supir bisa mengantarkan ID tersebut.

Akan tetapi, Omary mengatakan pihak polisi perbatasan menolak hal tersebut. Mereka justru berteriak dan mendorong Budeiri. Budeiri meminta polisi perbatasan untuk tidak menyentuhnya. Namun para polisi lalu memborgol Budeiri dan mendorongnya masuk ke dalam kendaraan polisi perbatasan.

“Mereka menyerang jurnalis-jurnalis di Yerusalem barat karena mereka tidak ingin para jurnalis terus meliput apa yang terjadid i dalam Sheikh Jarrah,” pungkas Omary, seperti dilansir AP News, Ahad (6/6).

Acting Director General Al Jazeera Mostefa Souag mengecam tindakan para polisi perbatasan tersebut. Souag menilai para polisi secara sistematik menarget para jurnalis.

“Itu merupakan pelanggaran total terhadap semua konvensi internasional,” papar Souag.

Souag menilai Israel berupaya untuk membungkam para jurnalis dengan cara yang sistematik. Sebelum penahanan paksa terhadap Budeiri terjadi, Souag mengatakan Israel juga menghancurkan gedung yang menjadi kantor dari dua kantor berita yaitu Al Jazeera dan Assocated Press di Gaza.

Israel mengatakan mereka melakukannya karena mendapati adanya operasi intelijen militer Hamas di gedung tersebut. Akan tetapi, pihak Associated Press mengungkapkan bahwa tak ada indikasi mengenai keberadaan Hamas di gedung tersebut. Mereka juga meminta dilakukannya investigasi independen. [ROL]

 

Berita Terkait

Polres Situbondo Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke 71
Wakili Danramil 1308-09/LB Babinsa Hadiri Musrenbang Desa Minanga Bahas Penetapan Prioritas RKPDes 2027
Inspektorat Buol Bantah Temuan BPK Rp70,7 Miliar: Angka Sebenarnya Rp2,66 Miliar
Gerak Cepat Kadinsos Banggai Haryadi Bola Urus Jenazah Yuda Warga Tanpa Keluarga hingga Dimakamkan di TMB
Anggota Polsek Luwuk Fasilitasi Mediasi Dugaan Pencurian Ringan Kedua Pihak Sepakat Berdamai
Dua Titik Karhutla Terjadi Bersamaan di Bangketa Polsek Nuhon Bergerak Padamkan Api
Polresta Banggai dan Lapas Luwuk Gelar Razia Gabungan 25 Warga Binaan Jalani Tes Urine
Dugaan Pencurian Sapi di Tetesulu Terungkap Polsek Nuhon Amankan Terduga Pelaku

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:38 WITA

Polres Situbondo Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke 71

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Wakili Danramil 1308-09/LB Babinsa Hadiri Musrenbang Desa Minanga Bahas Penetapan Prioritas RKPDes 2027

Selasa, 22 September 2026 - 17:43 WITA

Inspektorat Buol Bantah Temuan BPK Rp70,7 Miliar: Angka Sebenarnya Rp2,66 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WITA

Gerak Cepat Kadinsos Banggai Haryadi Bola Urus Jenazah Yuda Warga Tanpa Keluarga hingga Dimakamkan di TMB

Senin, 21 September 2026 - 23:16 WITA

Anggota Polsek Luwuk Fasilitasi Mediasi Dugaan Pencurian Ringan Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Berita Terbaru