Ekonomi & Bisnis

Pesta Rakyat Soyo Sae Jogyakarta Bawa Berkah Bagi Pelaku UMKM

SUARAUTARA.COM,Buol – Rangkaian perhelatan pesta rakyat oleh pemerintah kelurahan Leok 2 bersama Soyo Sae Fun Jogyajakrta dalam rangka  memeriahkan HUT Kabupaten Buol ke-24, mulai dari wahana permainan, kuliner hingga hiburan rakyat terus mendapat perhatian dari warga kabupaten Buol.

Tidak hanya mampu menghibur warga Kota Buol yang selama dua tahun ‘haus’ akan hiburan akibat dilakukannya pembatasan kegiatan menyusul pandemi Covid-19, rangkaian kegiatan yang dilakukan itu juga berdampak positif dan mendatangkan berkah bagi pelaku UMKM, termasuk pedagang kecil yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Omset penjualan mereka naik 20-50 persen.

Seperti yang diungkapkan, Sariano (34), pedagang Bakso dan Siomay yang sehari-harinya membuka berjualan di seputaran Lapangan Eks STQ kompleks Masjid Agung Buol. Ia mengaku penghasilannya Bersama teman-teman lainnya saat perhelatan digelar pesta rakyat ini meningkat hingga 20 persen dibandingkan hari biasa. Oleh karenanya pria keturunan Jawa berdarah Buol itu mengaku kemeriahan yang digelar Pemerintah Kelurahan Leok 2 itu sangat berdampak positif dengan penghasilannya.

Meubel Buol mendapat kenaikan omzet sejak pesta rakyat digelar.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan sejumlah kegiatan yang digelar Pemerintah kelurahan Leok 2 untuk memeriahkan HUT Buol ke-23. Terus terang, kegiatan itu membawa berkah bagi saya maupun kawan-kawan pedagang lokal lainnya. Penjualan saya meningkat 20 persen dari biasanya,” ungkap Sarliano ketika ditemui dilokasi kegiatan, Senin, (27/11/2023), tadi malam.

Terkait itu, Sarliano dan para pedagang lainnya berharap agar kegiatan seperti itu lebih sering dilakukan sehingga omset penjualan mereka bisa meningkat. “Semoga kami juga dibantu, sehingga penjualan kami dapat lebih meningkat lagi kedepannya,” ungkapnya penuh harap.

Selain Sarliano, ada juga owner Azka Meubel, Suriani TT. Baco, dengan adanya pesta rakyat ini, pihaknya sangat bersyukur karena telah banyak memberikan pelanggang baru bagi usahanya. Ia bercerita selama kegiatan ini digelar, penjualannya serta omzetnya naik signifikan.

“ Alhamdulillah kita sangat bersyukur dengan adanya pesta rakyat Soyo Sae ini, memberikan keuntungan bagi kami sebagai pelaku usaha lokal, tentu kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan keuntungan bagi Masyarakat Buol,” ucap Suriani, Senin (27/11/2023).

Ungkapan senada disampaikan salah seorang pedagang makanan dan gorengan. Ia mengaku seperti mendapatkan rezeki nomplok, sebab dagangan yang dijualnya habis terjual. Hal ini tidak terlepas karena warga yang datang untuk menyaksikan pertunjukan yang digelar sangat ramai.

“Biasanya yang lalu hanya beberapa saja meski sudah lelah berkeliling. Tapi saat sejumlah pertunjukan digelar, alhamdulillah, dagangan saya habis terjual. Penjualan saya meningkat lebih dari 50 persen, terutama saat digelarnya pesta rakyat Soyo Sae Jogyakarta ini,” bebernya dengan raut wajah gembira.

Di tempat terpisah, salah satu tokoh Masyarakat yang enggan disebutkan namanya mendukung langkah Pemda Buol melalui pemerintah kelurahan Leok 2 yang menggelar sejumlah kegiatan guna memeriahkan hari jadi kabupaten Buol tersebut. Apalagi, imbuhnya, begitu besar animo masyarakat menyambutnya bukan menolak kegiatan yang positif ini, apalagi kegiatan semacam ini hanya periodik, sebentar saja.

“Terlihat dari perayaan HUT Kabupaten Buol yang ke-24 ini, dimana Pemda Buol dari awal pelaksanaan Festival Pesona Buol, Carnaval hingga pesta rakyat  berupaya tetap melestarikan dan mengembangkan serta memperkenalkan budaya dan kesenian yang ada di Kabupaten Buol. Masyarakat diberi kesempatan untuk menikmati dan sekaligus mempersembahkan seni daerah yang ada di Kabupaten Buol,” ungkap pria yang tak asing lagi bagi kalangan aktivis dan Masyarakat Buol.

Apalagi menurutnya, yang tak kalah pentingnya untuk disyukuri, jelasnya, rangkaian kegiatan yang digelar untuk memeriahkan HUT Kabupaten Buol ternyata memberikan dampak positif kepada UMKM. Dimana kata Dia, terjadi kenaikan omset penjualan antara 20 – 50 persen. Artinya, kegiatan tersebut membawa banyak manfaat kepada masyarakat Kabupaten Buol, dan itu terbukti dari animo Masyarakat yang dating bukan hanya menikmati hiburan yang ada, tetapi ada kesempatan membeli berbagai produk yang di jajakan dalam lokasi kegiatan itu.

“Kita ketahui bersama peran UMKM yang begitu besar dalam pergerakan ekonomi nasional. Sektor UMKM juga sangat potensial dalam menyerap tenaga kerja. Saya sangat mendukung effort yang dilakukan oleh Pemda Buol yang fokus dalam peningkatan UMKM,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button