DaerahKab.BuolKesehatanPemerintahanSultengTopik Utama

Diskusi Webinar, Bupati Buol: Kembalikan Peran Vital Puskesmas dan Pentingnya Kesejahteraan Nakes

Buol, SUARAUTARA.COM Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf, Sp.Og, M.Si menjadi salah satu Narasumber dalam diskusi Webinar Forum Komunikasi Ikatan Dokter Indonesia. Yang di fasilitasi oleh IDI Riau.
Narasumber beberapa dokter yang kompeten di bidangnya, salah satunya staf bidang hukum Kemenkes RI dan beberapa narsumber yang kompeten di bidang tersebut.
Diskusi ini mengangkat tema: Selamatkan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan, di seluruh fasilitas kesehatan, khususnya di Puskesmas dengan kebijakan yang realistis, prioritas, dan dukungan penuh terhadap semua aspek, pelayanan di Puskesmas. Dengan Sub-Topik Dukungan pemerintah daerah terhadap tenaga kesehatan dan tenaga medis dalam pelayanan primer di Puskesmas.
Bupati Buol sendiri diberi cakupan materi terkait Implementasi Operasional dan Kebijakan sebagai seorang Bupati dalam penanganan Covid-19, suporting tenaga medis dan kesehatan, dan mendorong peran vital Puskesmas.
Dalam paparan materinya, Bupati Buol mengakui bahwa Beban Puskesmas memang sangatlah berat, utamanya di masa pandemi Covid-19 seperti ini.
“Kita ketahui bersama, sejarah Puskesmas yang di deklarasi tahun 1950 oleh dr. Leimena, dan di lounching mantan Menkes Swabesi 1969” papar Dokter Rudi.
Harus di akui, dari sejak kelahiranya sampai saat ini, Puskesmas masih tetap seperti semangat dan kiprah awalnya berfokus pada 4 (empat) kegiatan kesehatan yakni: preventif, promotif, rehabilitaitif, dan kuratif.
“Tanpa dapat kita prediksi, kita tiba-tiba di perhadapkan pada pandemi covid-19. Kalau kita mau melangkah lebih baik kedepan, secara jujur kita memang tidak siap menghadapi pandemi covid-19 ini” lanjut Bupati.
Salah satu aspek yang kadang justru menjadi kendala adalah Regulasi yang terus berubah. Dimana perubahan regulasi cukup intensif.
“Pengalaman saya dalam sepuluh tahun berada dalam birokrasi dan sembilan Tahun menjadi Bupati, memberi saya banyak pengalaman penting dan bermakna” tuturnya.
Dalam diskusi ini, banyak tanggapan dan apresiasi yang terlontar terkait ide dan kebijakan operasional Bupati Buol Amirudin Rauf dalam mendesain peran puskesmas dan memprioritaskan nakes dalam pemenuhan haknya agar setimpal dengan beban kerjanya.
Kami sangat mengapresiasi ide, kebijakan, dan langkah-langkah Bupati Buol. Kami berharap tindakan Bupati Buol Dokter Amirudin Rauf di ikuti dan di jadikan contoh oleh Bupati, Walikota bahkan Gubernur. Daerah lain harus banyak belajar dari Buol seperti Bupati Buol. Ujar Staf Kemenkes dan Inisiator Diskusi ini.
Seandainya kita pengambil kebijakan seperti Buol, Indonesia dapat optimis keluar dari masalah pandemi Covid-19. [uchan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button