Bupati Dorong Kelompok Tambak Aquakultur Merger Dengan Investor

Jumat, 9 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol – Bupati Buol Amirudin Rauf menggelar rapat koordinasi terkait proyeksi siklus kedua Tambak Percontohan Kelompok Aquakultur.

Hadir dalam rapat ini diantaranya Kadis Perikanan dan Kelautan, Bidang-Bidang bersama Ketua dan Pengurus serta anggota kelompok Aquakultur.

Bupati Buol menegaskan bahwa siklus pertama yang menjadi rencana KKP adalah menjadi sekolah Lapangan bagi anggota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapanya agar pengalaman ini menjadi bekal bagi anggota, untuk di kembangkan di berbagai Desa” Tegasnya.

Terlepas dari hasil pada siklus pertama, Kesinambungan program ini menjadi wajib.

“Oleh sebab itu, pemda menginisiatif untuk “merger” usaha kelompok ini dengan Pihak Ketiga. Tujuanya tidak lain agar usaha ini berlanjut.

Selain aspek kesinambungan, investasi di sektor budidaya ini akan menyerap tenaga kerja. Tentu syaratnya adalah profesionalisme.

Hadirnya investor juga tidak melikuidasi Eksistensi kelompok. Hak kelompok ada pada pembagian keuntungan setelah panen.

“70 persen menjadi hak investor, dan 30 persen menjadi hak kelompok Budidaya Aquakultur” ujar Bupati

Penyiapan tenaga kerja 10 orang lebih, dapat di ambil dari kelompok, bisa juga dari luar kelompok.

“Sistemnya “merger” dan bagi hasil. Hasil pembagian di musyawarakan kelpmpok, apakah akan di kelolah seperti apa, itu menjadi hak prerogatif kelompok” lanjut Bupati.

Selain mengolah keuntungan secara bersama, dampak secara sosial adalah investasi ini akan menyiapkan dana CSR untuk masyarakat Sekitar tambak.

“Saat ini kita tinggal di dunia dimana informasinya terlalu banyak, sangat banyak. yang kurang adalah pengertian, sikap memahami satu sama lain” Ujar Bupati mengutip adagium.

Dalam kelompok, dinamika adalah alamiah. semua orang harus terlibat. Setelah rapat menghasilkan keputusan, itulah demokrasi.

  1. Rapat pengurus terkait masa depan organisasi.
  2. Setelah di tetapkan keputusan rapat. akan di lakukan rekruitmen sesuai kriteria mitra investasi.
  3. Terkait SK pengurus apakah Pemda/OPD atau perjanjian antara kedua belah pihak antara Investor dan kelompok akan diputuskan bersama kedepan.

 

 

 

[uchan]

Berita Terkait

Bangun Jembatan Merah Putih untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng, Kapolres Pimpin Kerja Bakti 
Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor
Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan
Wabup Touna Apresiasi Bantuan Bank Indonesia untuk Pengembangan Desa Wisata
Bupati Touna Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SD IT Al Wahdah
124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas
Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Langkah Antisipatif Hadapi Bencana Elnino

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 23:09 WITA

Bangun Jembatan Merah Putih untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng, Kapolres Pimpin Kerja Bakti 

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WITA

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Sabtu, 25 April 2026 - 12:38 WITA

Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor

Sabtu, 25 April 2026 - 12:28 WITA

Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan

Jumat, 24 April 2026 - 14:12 WITA

Bupati Touna Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SD IT Al Wahdah

Berita Terbaru